Seputar Recreation
Game RTS mengharuskan kalian membentuk satu situs kediritoto struktur kekuatan untuk mempertahankan koloni dan menginvasi kekuatan lain. Selain itu, Esports World Cup 2024 ini juga akan menjadi ajang multi-game global pertama di industri esports untuk menobatkan juara Esports World Club yang pertama di dunia. Dalam ajang Esports World Cup 2024 yang rencananya akan digelar selama delapan pekan ini akan mempertandingkan whole 19 judul sport. Tentu saja game-game yang diikutsertakan ini karena memiliki popularitas tinggi dari berbagai kalangan. Dilansir dari berbagai sumber Kompas Gramedia, e-sports atau olahraga elektronik adalah bidang olahraga yang menggunakan recreation sebagai bidang kompetitif.
Card Battle
Misalnya, satu tim harus menjinakan bom milik lawan untuk menang, sementara kubu lawan harus mempertahankan bom agar tak disabotase oleh lawannya. Bisa juga satu tim menang dengan cara menghabisi seluruh lawan dalam satu ronde. Ambisi besar ini tentu mendapat sambutan masif dari banyak komunitas sport di seluruh dunia. Hal ini juga dapat memperkuat komitmen EWC untuk menyatukan komunitas gaming di seluruh dunia dalam sebuah perayaan esports world yang tak terlupakan.
Pasalnya, e-sports kini menjadi tempat untuk berprestasi selain di luar akademik.
Moba (multiplayer Online Battle Arena)
Sebagai bagian dari kolaborasi ini, keduanya juga akan menyiapkan berbagai kegiatan menarik yang akan segera diumumkan dalam waktu dekat. Dalam kolaborasi bertajuk A Quest to Win, iQOO dan Bigetron diharapkan dapat meraih kemenengan bersama. Sekadar diketahui, Bigetron Esports dikenal memiliki prestasi gemilang di kancah internasional, terutama di PUBG Mobile. Pada musim panas mendatang (Juni-Agustus), Esports World Cup 2024 (EWC 2024) akan segera digelar di Riyadh, Arab Saudi. Gelaran kali ini akan menjadi sejarah baru karena melibatkan banyak game untuk dipertandingkan di dalamnya. Game preventing juga banyak digemari karena menawarkan ketegangan dan aksi yang sangat seru.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya. Atlet Esport akan mengenakan seragam layaknya para atlet cabang olahraga lain, mereka pun bermain untuk tim, bukan individu. Bagaimana tidak, e-sports terus menunjukkan perkembangan dengan semakin beragamnya jenis permainan. Presiden IOC, Thomas Bach, menegaskan kini terdapat roadmap jelas untuk menuju digelarnya ajang esports di Olimpiade 2027. Sebelumnya, kategori esports di Olimpiade akan digelar di Arab Saudi dalam jangka waktu 12 tahun depan, mencakup tiga siklus ajang olahraga empat tahun ini. Dijelaskan, kemitraan ini bertujuan agar jalur kualifikasi Olimpiade sejalan dengan ekosistem esports nasional dan tetap memenuhi standar world.
Kemitraan ini diperkenalkan dalam acara BTR Con 25 yang diadakan awal Februari 2025. Esports resmi masuk dalam Olimpiade setelah IOC mengumumkan kerja sama dengan EWCF. Simak element jalur kualifikasi, format kompetisi, dan tantangan menuju ajang bersejarah ini. 19 sport yang siap dipertandingkan selama 8 pekan di Esports World Cup 2024 Riyadh. “Dengan dimulainya Road to Olympic Esports tahun ini, kita semakin dekat dengan perwujudan Olimpiade esports bersejarah,” ujar Bach. Ada banyak titel sport fighting yang seru, para pemain harus mengetahui mekanik setiap karakter pilihan dan kombinasi serangan untuk mengalahkan musuhnya.
Awalnya sport ini diperuntukan untuk primary informal atau santai, namun antusias gamer yang cukup tinggi membuat genre auto battler cukup menarik dijadikan esports. Pada dasarnya, tujuan dari game MOBA adalah mengadu dua kubu untuk memperebutkan atau menghancurkan objektif utama milik lawan untuk memenangkan pertandingan. Esports World Cup 2024 menampilkan judul-judul sport dari berbagai style esports utama, termasuk simulasi olahraga, FPS, MOBA, battle royale, Real-time Strategy (RTS), fighting, dan simulasi balapan. Hampir sama seperti auto battler, tiap pemain punya deck atau tumpukan kartu yang berisi bidak-bidak unik dan bisa memberi kemampuan spesial.
Namun seiring perkembangan jaman, banyak juga perangkat genggam yang bisa memainkan MOBA bahkan menciptakan turnamen sendiri. Selain itu, jumlah pemain yang lebih merata dari segi umur, latar belakang individu, hingga gender. Atlet Esport juga dilatih secara profesional, termasuk soal kebugaran, demi menunjang peforma di area pertandingan. “Esport itu sebenarnya sport yang dipakai buat profesi, kerjanya itu sport, istirahatnya itu tidak primary recreation,” ujar Dedy. Melanjutkan tradisi sejak iQOO 11, iQOO Z9, dan iQOO 12, HP baru milik perusahaan asal China ini menjadi merek pertama yang mengusung chipset terkini Qualcomm.